TOKYO, TELISIK.ID - Bayang-bayang resesi seks terus menghantui Jepang sebagai negara yang jumlah penduduknya semakin berkurang, karena masyarakatnya yang enggan berhubungan seks, menikah, apalagi punya anak.
Dilansir dari Detik.com, Pemerintah Jepang semakin khawatir dengan angka kelahiran yang terus menurun lantaran warga tak mau menjalin hubungan dengan pasangan. Kondisi ini membuat pemerintah turun tangan menjodohkan warganya.
"Jepang berada di ambang apakah kita dapat terus berfungsi sebagai masyarakat," kata Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida kepada anggota parlemen, belum lama ini.
Baca Juga: Alami Resesi Seks, Sekolah di Jepang Banyak Tutup
Kini ada banyak upaya yang dilakukan Pemerintah Jepang. Salah satunya di perfektur Miyagi, pemerintah menyediakan layanan kecerdasan buatan di mana warga bisa menemukan pasangan.
