Sementara itu, Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Sukirman saat dikonfirmasi mengatakan apa yang dinyatakan RS bahwa pasien positif COVID-19 berdasarkan hasil lab di RSU Bahteramas.
"Ada aslinya (hasil lab) tadi dikasih lihat," kata dr. Sukirman.
Dokter Sukirman mengungkapkan, bahwa memang pasien telah lama dirawat di RS karena gagal ginjal, namun pada saat dimasukkan kembali, pihak RS mencurigai pasien terinfeksi COVID-19 karena menunjukkan gejala sesak nafas. Sehingga pihak RS melakukan swab pada pasien pada malam itu.
"Keluarga pasien tidak percaya pasien terinfeksi COVID-19, dibawami tadi siang hasilnya dari RSU Bahteramas. Hasilnya dibawa sebelum Salat Jumat," ungkapnya.
Perihal pihak RS memperbolehkan jenazah dibawah pulang pihak keluarga, Dokter Sukirman tidak menyoalkan, katanya boleh-boleh saja, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19. (B)
