Di mana Wakatobi sendiri mengangkut logistik barang pokok baik itu melalui ASDP, kapal rakyat, atau pun melalui tol laut di Jawa Timur, ditemukan pihak distributor sendiri belum tahu bagamana sistemnya, karena dari pabrik juga belum menyampaikan informasi terkait miyak goreng.
“Ketika saya komunikasi dengan layanan hotline, dari pemerintah pusat menyampaikan bahwa untuk memenuhi minyak goreng tersebut kita harus menemui distributor tempat di mana pelaku usaha belanja," beber Puspawati.
Kata Puspawati, kebijakan subsidi diturunkan hanya diturunkan ke ritel modern. Namun keyataannya, di tingkat distributor saja terjadi kelangkaan minyak goreng, kalaupun ada yang tersedia adalah minyak goreng yang harganya sangat fantastis.
Di mana dirinya menyebut, di Surabaya ketika pedagang melakukan orderan minyak goreng paling dibatasi 100-200 dos, itu pun dengan harga masih yang sangat tinggi.
Baca Juga: Pedagang di Wakatobi Dilema Turunkan Harga Minyak Goreng, Ini sebabnya
