Bank sampah yang dikelolah di beberapa kelurahan juga dapat menjadi salah satu tempat untuk membantu masyarakat lainnya dalam menghasilkan barang bernilai ekonomis dari sampah.
Bank sampah tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, tetapi juga memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan manfaat ekonomi melalui penjualan barang-barang daur ulang, seperti kerajinan tangan dan produk berbasis sampah lainnya.
Purnomo Setiawan, pemimpin dalam pengelolaan sampah di Naturevolution, melihat bahwa bank sampah tidak hanya memberikan manfaat ekologis dengan mengurangi dampak negatif sampah, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian lokal.
Dengan adanya bank sampah, menurut Purnomo yang juga anggota Satgas TPS3R DLHK Kendari, masyarakat dapat belajar untuk mengelola sampah dengan lebih baik sekaligus memperoleh penghasilan tambahan dari hasil daur ulang.
