KENDARI, TELISIK.ID - Ekspor Sulawesi Tenggara mengalami penurunan signifikan pada September 2024. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor turun 13,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari US$317,87 juta menjadi US$276,02 juta.
Volume ekspor juga mengalami penurunan, tercatat sebesar 205,88 ribu ton atau turun 10,55 persen dari 230,18 ribu ton pada Agustus 2024. Secara tahunan, penurunan juga terjadi dengan nilai ekspor yang berkurang 25,24 persen dibandingkan September tahun lalu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Surianti Toar, menyebutkan bahwa meskipun nilai impor turun secara bulanan, impor justru meningkat secara tahunan.
"Jika dibandingkan dengan tahun lalu, terjadi peningkatan impor sebesar 30,29 persen," ujarnya, Senin (4/11/2024).
Baca Juga: Distop di Era Megawati-SBY, Kran Ekspor Pasir Laut Kembali Dibuka Jokowi: Beda Loh Itu Sedimen
