Baca Juga: Gua Kofokotiu Muna, Airnya Berwarna Biru, Tempat Mandi Laki-Laki dan Perempuan Terpisah
"Sekarang Alhamdulillah jauh lebih terawat dan akses menuju kesana juga sudah lebih bagus sehingga pengunjung tidak lagi kesulitan untuk menemukan permandian ini, mengingat lokasi permandian ini yang berada di tengah-tengah hutan lindung," ujar Latif, Jumat (30/6/2023).
Selain terkenal dengan keindahannya, Fotuno Sangia juga terkenal dengan cerita mistisnya dan cerita buaya yang tinggal di dalam sungai dan kerap kali muncul di permukaan untuk berjemur.

Oleh karena itu, pemerintah setempat dan orang tua adat membuat beberapa peratutan yang tidak boleh dilanggar oleh para pengunjung, seperti wanita yang sedang haid atau datang bulan tidak diperbolehkan untuk mandi di sungai, hingga batas waktu pengunjung yang dibatasi hingga jam 6 sore atau sebelum Maghrib.
