"Selain mahal, susah juga kita dapat," ungkapnya.
Baca Juga: Dibangun di Bahu Jalan, Lapak Pedagang di Kelurahan Kadia Ditertibkan
Untuk menghindari mahalnya harga gas elpiji 3 Kg, warga pun beralih ke minyak tanah. "Beruntung kompor lama masih ada disimpan di gudang," ucap Yulistina.
Warga pun berharap, agar pihak pemerintah atau Pertamina segera menanggulangi masalah tersebut, agar tidak terjadi kelankaan gas yang mengakibatkan tingginya harga. (A)
Penulis: Thamrin Dalby
