Kebijakan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dalam menghadapi populasi yang menurun, perlu segera diimplementasikan untuk menghindari nasib tersebut.

Dikutip dari Finance.detik.com, di sisi lain, dijelaskan bahwa faktor ekonomi merupakan salah satu penyebab utama banyak warga Jepang yang mengalami resesi seks.

Sebagaimana diketahui, Jepang adalah negara termahal ketiga untuk membesarkan anak, hanya di belakang China dan Korea Selatan. Tidak hanya itu, saat ini banyak wanita Jepang yang lebih memilih untuk berkarir daripada memiliki anak.

Menurut mereka, akan sulit untuk mengembangkan karier bila menikah dan kelak hamil.

Baca Juga: Jadi Negara dengan Industri Porno Terbesar, Kenapa Jepang Dilanda Resesi Seks?