Kemungkinan gambar itu tidak sekadar seekor babi hutan saja, karena terdapat gambar dua babi lainnya yang telah pudar. Bisa jadi berupa pemandangan yang luas.

Gambar yang ditemukan di Gua Leang Tedong, ini diketahui sebagai habitat di mana babi bermukim.

Letaknya di lembah terpencil yang dikelilingi tebing kapur curam. Jaraknya bisa mencapai satu jam dari akses utama.

Namun, gua tidak bisa diakses selama musim hujan karena banjir. Sebenarnya lukisan ini sudah diketahui suku Bugis di sana, dari generasi ke generasi. Tapi baru kali ini ini dilihat oleh orang Barat.

Dalam jurnal Science Advances, babi kutil itu ditemukan oleh seorang mahasiswa pada 2017.