Baca Juga: Diklaim Ancam Pemerintahan, PNS Hong Kong Dilarang Pakai WhatsApp hingga Google Drive
Kejadian bermula saat Mitrovic menerima notifikasi yang tampak seperti permintaan pemulihan akun Gmail. Meskipun pesan tersebut terlihat normal, ia tetap waspada dan langsung menolak permintaan itu.
Namun, percobaan peretasan ternyata belum selesai. Selang 40 menit kemudian, Mitrovic menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai perwakilan Google.
Penelepon tersebut berusaha meyakinkan bahwa ada ancaman keamanan pada akun Gmail-nya. Kali ini, Mitrovic memilih untuk mengabaikan panggilan tersebut, berusaha mengandalkan instingnya.
Satu minggu kemudian, serangan kembali terjadi. Mitrovic kembali menerima email pemulihan akun Gmail, yang lagi-lagi ia tolak. Tetapi, peretas tidak menyerah dan kembali menghubunginya lewat telepon.
