Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
BMKG juga menyarankan untuk menghindari berada di dekat bangunan yang rusak akibat gempa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa serta tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan stabilitas bangunan.
Baca Juga: Puskesmas Lawa Langgar Juknis Kemenkes Pemberian PMT untuk Percepat Peningkatan Gizi Ibu Hamil
BMKG mengingatkan masyarakat agar selalu merujuk informasi resmi yang hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi yang terverifikasi, seperti Instagram/Twitter @infoBMKG, website (http://www.bmkg.go.id), atau aplikasi mobile BMKG (IOS/Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Sebelumnya, gempa juga terjadi di Kolaka Timur pada Jumat (24/1/2025) dengan dua kejadian berturut-turut pada pukul 21:56 WITA dan 22:20 WITA. Gempa tersebut berlokasi di koordinat 4.06 LS, 121.81 BT, tepatnya di darat, sekitar 4,8 km tenggara Lalolae, pada kedalaman 10 km.
