Kepala BMKG Kendari, Sugeng Widarko, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Baca Juga: Konsorsium Kecewa pada BPJS, Hearing DPRD dengan BLUD RS Konawe Ditunda
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Diharapkan agar warga menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
“Warga juga disarankan untuk memeriksa dan memastikan bahwa bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa dan tidak mengalami kerusakan yang membahayakan sebelum kembali ke dalam rumah,” imbuh Sugeng.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi media sosial infobmkg atau menghubungi melalui WhatsApp di nomor +62 811-4032-225. (B)
