Namun sayangnya harapan itu tidak didukung dengan perawatan. Kondisi stadion kini jorok, dipenuhi kotoran hewan. Kucuran dana Rp 400 juta lebih tidak mampu mewujudkan impian pesepak bola Robek. Stadion itu malah tak dirawat secara baik dan berkelanjutan.
Pegiat olahraga di wilayah itu pun menyesalkan sikap Kepala Desa dan aparat yang tidak merawat stadion itu. Mereka menilai Pemerintah Desa teledor sehingga uang negara yang telah diserap untuk membangun stadion itu kini tak punya asas manfaat.
Harusnya dengan uang Rp 400 juta lebih itu stadionnya sudah bagus, bukan malah menjadi jorok seperti ini. Apalagi sampai sekarang stadion tersebut belum juga dipakai.
Baca juga: Tunggak Pembayaran, Meteran Air 11 OPD Muna Diputus
Baca juga: Setahun Menderita Kanker Ganas, Ibu Ini Pasrah karena Tak Punya Biaya
