Pria yang sudah berdagang selama puluhan tahun itu, menuntut kehadiran pemerintah daerah sebelum ramadhan tiba.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Bombana, Azis Fair mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dengan kondisi pasar di tengah wabah Corona melanda daerah.
Baca juga: Dampak COVID-19, Bank Beri Keringanan pada Debitur Sektor Usaha
Selain akibat COVID-19, kenaikan harga menurutnya terjadi akibat kondisi ekonomi jelang Ramadhan dimana para ibu rumah tangga pasti berbondong-bondong kepasar untuk berbelanja dengan kapasitas besar.
"Kalau ketersediaan beras di Bombana masih bisa terpenuhi dalam hitungan tiga bulan kedepan, tapi gula dan sembako lain yang kami tengah pikirkan. Apalagi pemerintah daerah sampai saat ini belum miliki koordinasi terhadap distributor, karena pedagang di Bombana ini sudah punya langganan masing-masing," jelas Azis Fair, Kamis (2/4/2020).
