Kata Hugua, ke depan Toronipa akan menjadi tempat pertemuan dan pameran kelas dunia.

"Di sana akan dibangun Convention  Center kelas dunia yang dapat menampung ribuan orang dilengkapi dengan puluhan Aula Rapat Paralel untuk mengakomodir rapat-rapat terpisah," tutur Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) itu.

Katanya, jika setiap bulan bisa diadakan rapat atau pameran kelas dunia yang dapat menghadirkan Sekjen PBB atau pejabat setingkatnya, maka ia memperkirakan dapat diikuti oleh sekurang-kurangnya 5.000 orang per event, dan selanjutnya mengunjungi kawasan-kawasan wisata di kabupaten/kota se-Sultra.

Baca Juga: Menpora: 76 Tahun Merdeka, Indonesia Baru Punya Desain Olahraga Nasional

Lebih lanjut, jika pengeluaran setiap orang rata-rata Rp 2 juta perhari dengan masa tinggal 3 hari, maka jumlah devisa yang didapatkan mencapai Rp 3 miliar per event, maka satu tahun perkiraan devisa mencapai  Rp 3,6 triliun.