Baca Juga: Bawaslu Sulawesi Tenggara Ajak Semua Pihak Awasi Pemilu
“Para bakal capres ataupun juru bicara kampanye kandidat-kandidat capres yang ingin merebut ceruk pemilih gen-Z dan milenial yang di pemilu mendatang jumlahnya mencapai 53 persen pemilih atau lebih dari 100 juta di Pemilu 2024, sudah harus mulai membicarakan gagasan dan ide mereka terkait tiga hal di atas apabila mereka ingin merebut ceruk pemilih muda,” papar Kennedy.
Debat terbuka sebagai tantangan bagi BEM UI terhadap ketiga bakal capres itu juga mendapat apresiasi dari pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing. Dia menilai, jika debat dilakukan saat ini, maka publik dapat segera tahu gagasan dan pandangan para bakal capres.
"Jadi kita masih punya banyak waktu untuk mengkaji pandangannya apakah rasional atau tidak, masuk akal atau tidak. Jadi tidak beli kucing dalam karung," kata Emrus.
Menurut Emrus, selama ini para kandidat capres masih menyampaikan gagasan yang abstrak. Namun, apabila debat bakal capres dilakukan, maka panelis dapat menggali lebih jauh sehingga mendapat jawaban yang realistis.
