"Sebelumnya itu kegiatan rehabilitasi biasanya penanaman sekaligus dengan pembibitan dalam satu tahun yang sama, tapi kadang tidak ketemu. Pada saat pembibitan itu sudah kemarau jadi kegiatan rehabilitasi berisiko gagal," kata dia.
Sehingga tahun ini pihaknya sepakat untuk melakukan pembibitan dahulu kemudian tanamnya tahun depan pada saat musim hujan.
Ia juga menyampaikan, selain bibit tanaman kayu, Dinas Kehutanan juga menyediakan tanaman produktif seperti mangga, rambutan, durian dan lainnya.
"Dalam pembuatan bibit itu tetap kita melibatkan masyarakat, misalnya pada saat pengisian polibag, dan pembuatan media tanamnya," tutupnya. (B-Adv)
