-Di masa fitnah dilarang memegang senjata yang membahayakan umat Islam.
Tokoh sahabat yang paling menguasai masalah fitnah adalah Hudzaifah bin Al-Yaman. Beliau banyak bertanya tentang keburukan daripada kebaikan. Hal ini dilakukan agar orang-orang beriman terhindar dari fitnah dan keburukannya.
Baca Juga: Masya Allah, Inilah 7 Manfaat Gerakan Salat untuk Kesehatan
Bunyi lengkap hadis adalah: “Manusia biasa bertanya pada Rasulullah SAW tentang kebaikan, sedang aku bertanya kepada beliau tentang kejahatan, karena khawatir akan mengenaiku.” Saya berkata: “Wahai Rasulullah SAW apakah kami dahulu di masa jahiliyah dan penuh kejahatan, kemudian Allah mendatangkan dengan kebaikan ini (Islam). Apakah setelah kebaikan ini ada lagi keburukan?”
Rasul SAW menjawab: “Ya.” ”Apakah setelah keburukan itu ada kebaikan?” Rasul SAW menjawab: “Ya, tetapi ada solusinya.” “Apa solusinya?” Rasul menjawab: “Kaum yang mengambil hidayah dengan hidayah yang bukan dariku, engkau kenali dan engkau ingkari.” Saya berkata: “Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan?”
