Seteru sengit dan mematikan antara tentara Israel dan kelompok militan di Palestina pecah sejak 10 Mei 2021 lalu. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam sidang majelis umum pada Kamis (20/5/2021) meminta kedua belah pihak untuk segera menghentikan pertempuran.
Kabar ihwal kesepakatan gencatan senjata mengemuka sehari setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyerukan, "penurunan yang signifikan", atas konflik di Jalur Gaza ke Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Baca juga: China Tuduh Amerika Lebih Peduli Kepentingan di Konflik Israel-Palestina
Baca juga: Sekjen PBB: Jika Ada Neraka di Bumi Itulah Kehidupan Anak di Jalur Gaza
Desakan Biden itu terjadi di tengah tawaran mediasi oleh Mesir, Qatar dan PBB.
