KENDARI, TELISIK.ID – Tahapan pemilu 2024 kian dekat, Bawaslu pun mulai mewanti-wanti calon peserta pemilu, terutama melalui media sosial.

Meski demikian, Bawaslu juga membuka diri bagi lembaga lain yang mempunyai kepentingan dengan pemilu atau pun pilkada, untuk memgetahui bagaimana proses berjalannya kegiatan serta larangan-larangan yang ada.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kendari, La Ode Hermanto mengatakan, titik fokus Bawaslu yakni untuk menarik simpati guna mencapai pengawasan partisipatif dengan melibatkan media massa.

Sehingga kata dia, proses pengawasan bukan saja dilakukan secara faktual oleh Bawaslu. Tetapi melalui media sebagai jembatan untuk menyampaikan yang sebenarnya apa saja peran Bawaslu.

"Kemudian masyarakat mendapatkan informasi yang aktual melalui media," ucapnya, Rabu (30/3/2022).