Baca Juga: Senjata Makan Tuan, Pria di Bombana Tewas di Tangan Rekannya Usai Pesta Miras
Setelah di TKP, Bhabinkamtibmas Desa Oelatimo Bripka Frengki Yulius Nomleni bersama 4 orang warga Desa Oelatimo pergi mengangkut korban untuk dibawa ke tepi karena saat itu jarak antara korban dengan darat sekitar 300 meter.
Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto menyebutkan, sesuai informasi yang diperoleh dari keluarga korban bahwa korban hilang sejak Rabu lalu.
Rabu (13/4/ 2022), sekitar pukul 09:00 Wita, korban bersama kedua orang tuanya pergi ke kebun untuk memanen kacang tanah.
"Sekitar pukul 15:00 Wita, korban tanpa sepengetahuan orang tua kembali ke rumah," terang Kapolres.
