MUNA, TELISIK.ID- Dugaan bakal dipotongnya 4 persen dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadibud) Muna, Ashar Dulu beredar luas di jejaring Media Sosial (Medsos) Facebook (FB).

Informasi tersebut secara berantai diposting di beranda grup FB oleh akun Bhalangara Wed. Dalam postinganya, akun tersebut menuliskan 'entah apa yang merasuki' sambil memposting hasil screnshot bertuliskan 'mirisnya bela pengakuan salah seoarang kepala sekolah di seberang bahwa, mereka diminta oleh kadis untuk pemotongan dana BOS sebanyak 4 persen untuk Pilkada 2020. Alee na ko doi gara'.

Sontak postingan tersebut banyak menarik perhatian para netizen. Ada yang menyebut hoax dan adapula yang membenarkan.

Baca Juga : Pemda Bantah Kucurkan Anggaran Daerah untuk Bangun Gazebo

Persoalan dugaan pemotongan dana BOS juga dibenarkan oleh beberapa mantan kepala sekolah yang namanya enggan dipublis. Menurut mereka, pemotongan kerap dilakukan setelah proses pencairan di bank dengan dalih untuk kepentingan ini dan itu. Mau tidak mau mereka harus menyetor. Belum lagi, pembelian buku pelajaran, diarahkan pada toko tertentu.