Kadikbud Muna, Ashar Dulu melalui Manager BOS, Sarmada yang dikonfirmasi menapik tudingan itu. Katanya, informasi pemotongan dana BOS tidak benar. 

"Sudah kita klarifikasi, sama sekali tidak ada potongan. Itu hoax semua, " kelitnya.  

Baca Juga : Miliki 50 Paket Sabu, Pemuda Diringkus Polisi

Ia menerangkan, dana BOS dalam setahun sudah ada peruntukanya sesuai Petunjuk Teknis (Juknis). Diantaranya, pembayaran honor GTT dan penyediaan alat belajar siswa. 
Dananya pun cair secara bertahap yang langsung masuk kerekening sekolah.

 "Jadi tidak benar itu kalau ada pemotongan. Sekolah menerima secara utuh," tukasnya.