"Kita harus memiliki kemampuan teknis yang lebih unggul dari para pelaku kejahatan, terutama dalam menghadapi kejahatan transnasional yang semakin canggih," tambahnya.

Selain itu, Kapolda Sultra juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh Polda Sultra menjelang Pilkada serentak tahun 2024. Menurutnya, salah satu kerawanan yang menjadi atensi adalah polarisasi di masyarakat selama kontestasi pilkada berlangsung.

Baca Juga: Polda Sulawesi Tenggara Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional, Dua Wanita Pirang dan Tiga Tersangka Dibekuk

"Personel Polda Sultra harus berperan menjadi elemen cooling system, selain melaksanakan tugas-tugas pengamanan," kata Irjen Dwi Irianto.

Sebagai informasi, rakernis gabungan ini tidak hanya dihadiri oleh para pejabat utama Polda Sultra, seperti Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, tetapi juga oleh ratusan personel dari berbagai satuan kerja.