Baca Juga: Bertopeng di Bulan Ramadan

Selanjutnya dalam teori pertukaran sosial dijelaskan oleh George C Homans dalam dalam bukunya “Elementary Forms of Social Behavior” bahwa terdapat beberapa proposisi dan salah satunya berbunyi: ”Semua tindakan yang dilakukan oleh seseorang, makin sering satu bentuk tindakan tertentu memperoleh imbalan, makin cenderung orang tersebut menampilkan tindakan tertentu tadi“.

Teori Homans berangkat dari asumsi ekonomi dasar (pilihan rasional) yaitu individu memberi apa dan mendapatkan apa, apakah menguntungkan atau tidak. Para kandidat Pilkada 2024 mulai saat ini harus sering hadir saat ada undangan, baik itu kegiatan  pernikahan, sunatan serta undangan kelahiran, apakah dikenal atau tidak tetapi yang pasti harus hadir, untuk berusaha menyempatkan diri untuk hadir di tengah-tengah keluarga.

Begitu juga jika ada warga yang meninggal dunia maka wajib hadir dikegiatan melayat dan takziah. Terakhir sering duduk di warung kopi yaitu duduk bersama dan berkumpul membicarakan permasalahan yang terjadi baik sosial, politik, budaya, kemasyarakatan dan sebagainya sambil makan dan minum.  

Aktivitas sosial kemasyarakatan harus dibangun oleh para kandidat Pilkada 2024 untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan agar dikenal masyarakat. Karena menjadi pemimpin harus dekat dengan masyarakat karena dengan cara begitu ia akan mendapatkan kepercayaan dari para pemilih.