"Kalau kegiatannya selesai kami akan kasih mereka upah. Semoga upah itu bisa membantu ekonomi keluarga mereka. Nanti kalau bulan September digelar lagi kami akan panggil mereka lagi," ujarnya.
Baca juga: Mesin Finger Rusak, 113 Guru di Buton Tengah Tak Terima TPP
Hal senada disampaikan Petugas Pengelola Kepegawaian Kantor UPP Reo, Martinus Jani.
Ia mengatakan bahwa kegiatan padat karya ini merupakan sebuah program besar Presiden Jokowi melalui arahan Menteri Perhubungan untuk membantu masyarakat pada sektor perekonomian sebagai upaya dalam memulihkan ekonomi.
"Semoga kegiatan ini dapat membantu sisi ekonomi masyarakat khususnya terkait daya beli dan konsumsi," kata Martinus.
