BUTON TENGAH, TELISIK.ID – Sekira 113 guru di Buton Tengah tidak bisa menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP) dikarenakan rusaknya mesin finger.

Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buton Tengah, Abdullah. Pihaknya sangat menyayangkan sejumlah guru di Buteng tak bisa menerima TPP karena mesin finger di sekolah-sekolah itu rusak. Ia pun menyarankan agar masing-masing sekolah melakukan pengadaan mesin finger baru.

“Dari awal kami telah menyampaikan kepada guru termasuk penerima sertifikasi, walaupun ada mesin finger, tetapi dibarengi juga dengan absen manual. Sebab apabila sewaktu-waktu mesin finger ini bermasalah masih ada bukti absen manual,” ungkapnya Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Pelabuhan Panggulubelo Wakatobi Tertibkan Arus Penjemput dan Pengantar

Baca juga: Ridwan Zakariah Lantik Sejumlah Pejabat di Lingkup Pemkab Buton Utara