Baca juga: Kain Batik Digenjot Jadi Produk Kerajinan Tangan Kearifan Lokal Kolaka Utara

“Masyarakat akan tahu bagaimana sejarahnya KRI Nanggala dan tidak perlu bertanya-tanya lagi tentang KRI Nanggala. Dan tak jauh dari monument masyarakat juga bisa melihat monumen lainnya yaitu monument Jalesteva Jayamahe,” jelasnya.

Khusus bagi anggota TNI AL, nantinya monument kapal selam dan monument Jalesteva Jayamahe, sambung alumnus AAL tahun 1988 ini, monument tersebut akan menjadi kenangan para prajurit setelah 40 tahun mengabdi.

Untuk penyelesaian monument tersebut, kata pria kelahiran Madiun ini, pihaknya menargetkan akan selesai dalam waktu 3 bulan.

”Kami target 3 bulan selesai. Ini bisa dinikmati masyarakat umum dan anggota TNI AL,” tutupnya. (B)