"Mereka yang kekurangan jam mengajar, itu akan kita sebar ke pelosok-pelosok di seluruh wilayah Sultra, yang memang masih kekurangan jumlah guru, agar bisa memenuhi jam mengajar, dan mereka bisa mendapatkan sertifikasi. Sehingga sekolah-sekokah yang berada di pelosok itu tidak kekurangan guru lagi, dan tentunya sistem pendidikan akan merata di seluruh wilayah Sultra," katanya.
Baca Juga: US Tingkat SMA/SMK Digelar Akhir Maret, Secara Daring dan Luring
Sementara itu, Kabid GTK Dikbud Sultra, Syaiful mengungkapkan, aplikasi Perau Gadik ini sudah siap, semua data-data guru dari dua kota yaitu Kendari dan Baubau sudah lengkap. Hanya saja masih ada beberapa yang harus disempurnakan lagi.
"Kita tinggal urutkan saja tempat atau lokasinya sesuai dengan tingkatannya. Agar pada saat melakukan pemerataan tidak ada lagi kesalahan," katanya.
Baca Juga: UHO Kendari Batal Berlakukan Kuliah Tatap Muka Penuh
