(7).jpg)
Dalam rapat tersebut, hadir berbagai pihak dari Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) se-Sulawesi Tenggara yang menyampaikan bagaimana proses penurunan angka stunting di kabupaten/kota masing-masing. Salah satunya adalah Kepala Bappeda Kolaka Utara, Ihwan.
Ihwan dinilai berhasil dalam menurunkan angka stunting dari sebelumnya pada 2021 berada di angka 10,5 persen menjadi 5,5 persen di tahun 2022. Dalam kesempatan rapat koordinasi tersebut, Ihwan membeberkan, cara dinas yang ia kelola mencapai angka tersebut yang mana tak lepas dari usaha berbagai pihak, khususnya pemimpin daerah.
“Dalam upaya penurunan angka stunting, pemimpin daerah perlu ikut campur dalam upaya pemenuhan tersebut,” jelas Ihwan dalam kesempatannya saat menjadi narasumber di rapat koordinasi tersebut.
Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Dorong Pemanfaatan Dana Desa untuk Pencegahan Stunting
