"Kami telah monitoring aktivitas PT Riota Jaya Lestari (RJL), PT Putra Dermawan Pratama (PDP), PT Fatwa Bumi Sejahtera (FBS), dan PT Citra Silika Mallawa (CSM) yang mengerik ore di blok Sua-sua pada hari Sabtu (8/2/2025) lalu," beber Samsir.

Sementara dua perusahaan lainnya, kata politikus PKB ini, yakni PT Kasmar Tiar Raya (KTR) dan PT Tambang Mineral Maju (TMM) yang beroperasi di blok Latou, ditinjau pada Sabtu (15/2/2025).

Baca Juga: PT Tani Prima Makmur Dilaporkan PHK Sepihak, Direktur Operasional Siap Mundur

"Tujuannya sama dengan monitoring di blok Sua-sua, ingin membahas terkait PAD, lingkungan, tenaga kerja lokal, kesehatan, pendidikan, PBM, termasuk perbaikan sungai, area persawahan di Desa Parung Lampe, serta pemanfaatan Laboratorium Kesehatan Daerah (Lab Kesda) untuk tes air," urai Samsir.

Kendati demikian, Ketua Komisi III bersama Asisten I Setda Kolaka Utara, Kapolres, Pelaksana Tugas Kepala DLH, UPTD Kesatuan Pengolahan Hutan Kehutanan Unit XVI Patampanua Utara, beserta rombongan lainnya kecewa sebab mereka tidak ditemui langsung oleh pimpinan perusahaan.