Merasa diintimidasi, melaporlah ia kepada Fadil. Kemudian yang bersangkutan dan temannya datang ke Hotel Marina Iin, lalu melampiaskan amarahnya dengan menggunakan busur. Tidak hanya kepada orang yang ingin dituju namun juga kepada siapa saja yang lewat, Fadil melampiaskan amarahnya dengan cara membusur.

"Dari kejadian tersebut, ini berantai terus dilaksanakan oleh Fadil, mengingat yang bersangkutan juga mengonsumsi narkotika. Jadi dialihkan juga kepada korban-korban lainnnya dan secara acak di Kota Kendari ini," ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu dan Ratusan Butir Pil Ekstasi

Dalam melakukan interogasi, pihaknya mengungkapkan, eksekutor utama Fadil mengaku, sudah menguasai cara membusur sejak lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Mengingat ketika TKP terakhir yang di ByPass, pada saat melakukannya, mobil dalam keadaan jalan, ia melakukan pembusuran kepada korban tepat kena di samping kiri rusuk, untung kena tulang  jadi memang sudah ahli Fadil ini dalam menggunakan busur," bebernya.