“Saya sudah datang beberapa kali di Polres Konawe Selatan menanyakan perkembangannya, tapi mereka bilang masih dicari pelakunya. Satu kali saya datang di Polda, tapi mereka menyuruh saya sabar saja,” ujar Wa Lara, Selasa (3/1/2023).

Wa Lara juga mengungkapkan, salah satu terduga pelaku pernah terlihat berkeliaran bebas di desa tersebut, saat momen pilkades pada Mei 2022 lalu.

"Tidak ada polisi yang tangkap, mungkin karena kami orang miskin," ungkap Wa Lara sambil meneteskan air mata.

Tak hanya itu, korban mengaku diduga pernah didatangi oleh Bhabinkamtibmas setempat bersama kepala desa, dengan menawarkan sejumlah uang agar mencabut aduannya dari korban. Namun Korban menolak karena menganggap tidak sebanding dengan kerugian yang dideritanya.

Saat ini, kedua korban hanya mampu menumpang tinggal di sebidang tanah milik orang lain, di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, dengan keadaan terbatas tanpa perhatian dari pemerintah setempat.