Namun, pernyataan Presiden Jokowi ini disampaikan bukan sekadar ingin masyarakat menyalurkan kritik, merespons kerja pemerintah, maupun memberikan feedback terhadap pengelolaan pemerintahan.

Tetapi juga karena adanya keinginan pemerintah memperoleh dukungan, popularitas, bahkan menampilkan wajah pemerintahan sekarang ini sebagai rezim demokratis. Meski begitu, tak mudah mengelola popularitas pemerintahan saat ini yang lagi ter-nina-bobo-kan oleh pengikut-pengikut fanatiknya.

Baca juga: Konstruksi Praksis Politik Pilkada 2020

Pengelolaan Pemerintahan Jokowi

Merujuk terhadap Laporan The Economist Intelligence Unit (EIU) yang beberapa minggu lalu merilis dan menyampaikan Laporan Indeks Demokrasi 2020. Indonesia dalam rilisnya menduduki peringkat ke-64 dunia dalam Indeks Demokrasi dengan skor 6.3.