BAUBAU, TELISIK.ID - Langit Kota Baubau masih tampak keruh keputihan dan jarak pandang berkurang diduga akibat asap yang menyelimuti wilayah Kepulauan Buton sejak 28 September 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Betoambari Baubau, Adi Istyono, mengatakan berdasarkan analisis BMKG, asap tersebut diduga kuat merupakan kiriman dari kebakaran hutan dan lahan berskala besar di Papua Selatan.

Asap tersebut terbawa angin regional dari arah tenggara melintasi Laut Banda hingga mencapai wilayah Kepulauan Buton.

Pada 29 September, kondisi asap di Baubau sempat meningkat ketika angin dari timur-timur laut hanya sekitar 1,9 meter per detik, sehingga asap lebih lambat tersebar.

"Namun, memasuki 3 Oktober kondisi mulai menurun. Angin berubah ke sektor selatan dan menguat hingga sekitar 7,1 meter per detik sehingga membantu penyebaran asap," ungkapnya saat dihubungi telisik.id, Sabtu (3/10/2026).