"Jadi, pelantikan ini tidak ada kaitannya dengan proyek revitalisasi," tegas Bachrun.
Di pemerintahannya bersama La Ode Asrafil, pengangkatan pejabat tidak ada istilah yang namanya transaksional. Penunjukan pejabat berdasakan penilaian kinerja.
Ia mewanti-wanti, bila ada yang ketahuan menjual-jual namanya untuk mendapatkan jabatan, akan diberhentikan.
"Kita jadi pejabat itu, harus jaga integritas dan loyalitas," sebutnya.
Ia mengingatkan, kepala sekolah yang baru dilantik agar menjadi seperti bupati. Artinya, bisa melayani semua orang, khususnya guru-guru. Ia tidak mau dengar, ada guru-guru yang tidak mendapatkan jam mengajar.
