"Waktu itu saya pulang dari kerja tugas terus ada yang ikuti saya. Sa balap, mereka ikut juga balap. Untung pas saya berhenti di warung, mereka langsung pergi," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolresta Kendari Kombespol Muh Eka Faturrahman mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan Brimob Sultra dan Ditsamapta guna melakukan operasi khusus yang berkaitan dengan kasus kriminalitas tersebut.
Baca Juga: Disnaker Kendari Terima Aduan Karyawan Bekerja di Luar Jam Kantor
"Tingkat keefektifan operasi yang dilaksanakan perlu adanya kolaborasi untuk menyekat sejumlah wilayah yang rawan pembusuran," katanya.
Ia mengatakan, titik operasi akan dilakukan pada tempat-tempat yang rawan terjadi kasus pembusuran, termasuk di tempat-tempat yang ramai dengan anak-anak muda.
