"Kehati-hatian ini bukan berarti Islam mengekang hasrat seksual manusia. Tetapi sejatinya Islam mengendalikannya untuk menjadikan manusia sosok yang bertakwa," katanya, Kamis (30/4/2020).

Baca juga: COVID-19, Ajaran Puasa yang Revolusioner

Sama halnya, Mubalig muda ini melanjutkan, jika di bulan Ramadan seorang muslim memiliki makanan dan minuman halal, yang didapatkan dari jerih payah yang halal, maka tetap makanan tersebut pada saat berpuasa dilarang untuk mengonsumsinya.

Demikian diantara tuntunan puasa, dan jika mampu melaksanakan tuntunan tersebut dengan penuh ketaatan, maka itu akan menjadi wasilah kebaikan yang luar biasa bagi dirinya. Sebab, saat ia mampu mengendalikan diri dari makanan dan minuman halal ketika Allah yang memintanya, tentunya ia akan lebih mampu lagi menghindari makanan dan minuman yang jelas-jelas diharamkan.

Demikian pula, kata dia, terhadap sepasang suami istri. Mereka terikat pernikahan yang sah sesuai syariat, sehingga aktivitas seksual halal bagi mereka. Tetapi pada saat berpuasa, maka keduanya juga Allah SWT melarang untuk melakukan hubungan tersebut.