Kata Didik, 17 orang yang ditangkap, adalah bagian dari 31 orang pelaku penyerang yang telah teridentifikasi. Penyerangan dan penganiayaan dua korban merupakan imbas perang antar geng motor usai balapan liar di Jalan AP Pettarani, Makassar pada, akhir Juli 2020 lalu.
Di mana diketahui, tawuran itu melibatkan dua kelompok geng motor antar kawasan, yakni Geng Motor Jalan Abubakar Lambogo (Ablam), Makassar dan Geng Motor Mawas dari Kabupaten Gowa.
Baca juga: Tahanan Kabur, Ketum GPI: Kapolsek Layak Dicopot
"Motifnya itu sehingga melakukan penganiayaan karena aksi balas dendam. Sebulan sebelumnya Geng Motor Ablam menyerang Geng Motor Mawas Gowa. Jadi buat balas dendam," jelasnya.
Berawal saat Geng Mawas Gowa berniat untuk melanjutkan aksi balas dendamnya, kedua kawanan geng motor yang bertikai ini pun dipertemukan dalam arena balap liar di Jalan Cendrawasih, Kota Makassar.
