KENDARI, TELISIK.ID - Keberadaan tukang ojek pangkalan kian hari kian menyurut, akibat maraknya ojek online (ojol). Semakin ketatnya persaingan, tidak sedikit dari mereka akhirnya memilih beralih profesi.

Sejumlah penjual jasa angkutan roda dua di depan kampus baru Universitas Halu Oleo Kendari di Jl H.E A Mokodompit, tampak berkumpul di satu tempat yang mereka sebut pangkalan ojek.

Salah seorang tukang ojek, Aris mengatakan, dirinya sudah 18 tahun mencari nafkah sebagai tukang ojek pangkalan. Saat ini, dia betul-betul merasakan menurunnya pendapatan yang diperoleh setiap hari.

"Sekarang sudah sepi, berbeda dengan dulu, karena ada mi ojek online. Dulu pendapatan satu hari bisa sampai Rp 200 ribu sekarang sudah standar Rp 100 ribu," tuturnya.

Baca Juga: Perjuangan Nelayan Mengais Rezeki, Tetap Eksis di Tengah Cuaca Ekstrem