Adapun upaya awal yang harus dilakukan oleh kaum nasionalis adalah merevitalisasi makna “nasionalisme” dalam konteks kekinian, namun tetap pada basis perjuangan pada tiga hal yang kita sebutkan di atas.
Nasionalisme yang harus kita pahami Bersama, tetap seperti apa yang pernah dipikirkan oleh Bung Karno, dalam tafsir penulis, bahwa nasionalisme Indonesia itu adalah nasionalisme yang berfondasikan Ketuhanan dan Kemanusiaan untuk tegaknya eksistensi peradaban dan kebudayaan Indonesia dalam dialektika dunia global.
Jadi kata nasionalisme tidak dapat disempitkan oleh ungkapan “nasionalisme religius” misalnya, ataupun nasionalisme sektoral lainnya.
Yang disebut kaum “nasionalis sejati” itu pada hakekatnya adalah seluruh elemen anak bangsa yang komitmen berpikir dan tindakannya jelas bertumpu pada perjuangan untuk kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara, serta keadilan dan kesejahteraan yang dapat dirasakan seluruh anak bangsa.
Baca Juga: Membangun Ekosistem Kemitraan UMKM
