Baca juga: Gubernur Ali Mazi Bentuk Tim untuk Selamatkan Aset Pemprov
"Kita lebih nyamanmi disini memang daripada mau kembali ke Pasar Baru," ungkap salah seorang pedagang, Agus (48) saat ditemui Telisik.id Kamis (12/11/2020).
Tak hanya itu, selain lokasinya yang strategis, ternyata omzet yang didapatkan para pedagang lebih besar dibandingkan dengan berjualan di Pasar Baru.
Faktor penyebab lainnya dikarenakan situasi di Pasar Panjang lebih ramai, baik dari segi penjual maupun pembeli, berbeda dengan Pasar Baru yang selalu sepi pembeli.
Agus (48) menambahkan, penyebab sepinya pembeli di Pasar Baru disebabkan karena sejak awal diresmikan, pungutan biaya parkir sangat besar, sehingga orang memilih parkir di tepi jalan. Akibatnya, jalanan depan pasar sering mengalami kemacetan parah.
