"Kalau orang kaya mulai belanja harusnya ekonomi terdorong dan yang tidak kaya akan menerima dampaknya, sehingga ekonomi akan bergulir lebih cepat," papar Purbaya.
Atas kondisi tersebut, LPS siap untuk kembali menurunkan suku bunga penjaminan.
"LPS masih punya ruang untuk menurunkan suku bunga penjaminan lebih lanjut. Suku bunga acuan BI saat ini 3,5 persen, kami masih 4 persen. Kalau keadaan memungkinkan, kami akan turunkan ke level yang lebih mendukung untuk pertumbuhan ekonomi," ungkap Purbaya.
Sebelumnya, dilansir Suara.com jaringan Telisik.id, pada tahun 2020 daya beli yang merosot di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19 ternyata juga disumbangkan dari malasnya orang kaya Indonesia untuk berbelanja.
Baca Juga: Bareskrim Polri Berhasil Lumpuhkan Peretas Website Sekertariat Kabinet
