Mahajaya menyampaikan, jumlah tersebut bukan hanya CPNS namun termasuk pendaftar Calon Pegawai Perintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Saat ini, kata Mahajaya, BKPP Mubar sementara sibuk melakukan verifikasi berkas yang mendaftar melalui website pendaftaran sementara dalam bentuk fisik, sebagian masih di kantor pos.

Baca Juga: Hadapi Gugatan Guru yang Dimutasi, Pemkab Muna Siapkan Saksi Ahli dari BKN

Baca Juga: Diprotes Saat Penertiban, PPKM Darurat di Jatim Kurang Sosialisasi

"Kalau berkas dalam bentuk fisik kita kerjasama dengan kantor pos, karena kita kekurangan anggota di sini," terangnya.