"Kita baru-baru ini melaksanakan operasi pasar. Di mana harga beras di pasar sudah mencapai Rp 12.000 hingga Rp 13 000 per Kg, dan sudah melampau het, yang tentunya sangat berat bagi masyarakat kita khususnya tingkat ekonomi menengah kebawah," ungkapnya
Idarwaty menjelaskan, penyaluran CPP tahap pertama, telah dilaksanakan mulai dari April-Mei, sebanyak 130 ton atau 13.000 PKM, dan pada tahap kedua ini, kita diberikan melalui pagu sementara sebesar 126.240 ton atau 12.624 PKM.
Baca Juga: Mencuri di 3 Tempat, Dua Residivis di Kolaka Timur Kembali Ditangkap
Pagu sementara ini, jelas Idarwaty berdasarkan hasil zoom bersama dengan KPK dan Menteri Sosial, ada data yang harus di benahi karena banyaknya permasalahan terutama PKM yang seharusnya tidak lagi memdapatkan bantuan beras dan dana PKH.
"Sehingga sampai dengan 30 September ini, data-data ini harus dikirim sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial," ungkapnya.
