“Sekarang saya dituduh menampung gas yang tidak sesuai dan harus bayar denda, sementara tabung saya saja tidak cukup 100. Tolong cek di lapangan,” keluh Jumardin, yang merasa denda tersebut tidak adil mengingat pasokan yang diterima jauh dari yang dibutuhkan.
Baca Juga: Mahasiswa Kendari Segel Dua Indomaret, DPRD Siapkan Rekomendasi Pencabutan Izin
Beberapa pemilik pangkalan gas telah memilih untuk mencicil pembayaran denda, namun beberapa lainnya menolak membayar dan mengancam akan menutup usaha mereka jika masalah ini tidak segera diselesaikan.
“Saya tidak mau bayar, saya tidak salah. Jangan asal bayar dendanya, kita harus tahu regulasinya,” tegas Jumardin.
Para pemilik pangkalan gas 3 kg di Kendari berharap solusi yang adil dapat segera ditemukan, dengan meminta agar regulasi terkait distribusi gas subsidi dapat disosialisasikan secara lebih jelas dan transparan.
