Sukmi berjualan nasi dan lauk pauk, sementara Cipto berjualan es campur. Karena tak ingin rugi dan harus tetap berjualan dalam keadaan apapun, Cipto terpaksa tidak berjualan es di musim hujan. Dia membantu dan menemani sang istri berjualan nasi bungkus sambil menunggu cuaca memungkinkan berjualan es.

Baca Juga: Berjuang Puluhan Tahun Sebagai Tukang Becak Demi Menyambung Hidup

"Es kan kalau hujan kurang laku, jadi saya bantu istri jualan nasi. Kalau sudah panas lagi, saya kembali jual es," ujar Cipto.

Keadaan itu sudah mereka tekuni selama bertahun-tahun. Meski menyadari banyak saingan, tidak membuat mereka putus asa dan selalu bersyukur. Mereka meyakini bahwa rezeki masing-masing orang telah ditentukan oleh Allah.

"Kalau kita tidak berusaha tentunya kita tidak akan dapat jalan atau rezeki, tapi kalau kita ada kemauan, InsyaAllah dimana saja pintu rezeki pasti terbuka," ujar Cipto. (A)