Amrin, warga lainnya menuturkan, agar perbaikan ruas jalan itu, jangan hanya berada di jalur yang menghubungkan Desa Watumerembe saja. Tetapi juga hingga ke desa-desa berikutnya. Pasalnya, jalur jalan tersebut masih panjang. Apalagi sebagai seorang petani, kebutuhan akses jalan yang bagus dan mulus sangat dibutuhkan untuk memasarkan hasil kebunnya.

“Tanggung sekali mi. Kalau bisa sampai ke jalur jalan Ibu kota. Atau arah sebaliknya. Ibaratnya ini hanya setengah atau sedikit ji dalam menyelesaikan persoalan jalan,“ ungkapnya.

Kendati bersyukur dengan kondisi jalan mulus itu, keduanya sepakat, jika kini agak sedikit rawan kecelakaan. Pasalnya, kendaraan roda dua maupun empat, memacu kendaraannya sedikit lebih kencang. Jadi kebutuhan akan rambu-rambu lalu lintas perlu diperhatikan.

Baca Juga: Selamatkan Anggota DPRD dan Pemkab Muna jadi Alasan Sekda Ganti Sekwan

Beberapa tahun sebelumnya, masyarakat Desa Watumerembe melakukan aksi tutup jalan, di ruas jalan ini. Blokade itu berlangsung selama beberapa hari. Tuntuan mereka saat itu, agar ada pengaspalan jalan.