Namun, harga pembelian ini hanya berlaku jika gabah memenuhi standar kualitas, yaitu kadar air maksimal 14 persen dan kadar hampa maksimal tiga persen.

“Jika kualitas gabah tidak sesuai standar, harga pembelian akan disesuaikan dengan pengurangan harga yang berlaku,” ungkap Siti Mardati.

Mardati merinci, untuk gabah kering panen (GKP), harga beli akan turun jika kadar air atau kadar hampa melebihi batas maksimal.

Baca Juga: 36 Desa di Buton Selatan Tetapkan RKPD 2026

Jika kadar air gabah mencapai 26-30 persen dan kadar hampa maksimal 10 persen, harga beli menjadi Rp 6.075 per kilogram. Jika kadar air mencapai 26-30 persen dan kadar hampa 11-15 persen, harga beli turun menjadi Rp 5.750 per kilogram.