Informasi yang beredar, penganiayaan ini diduga berhubungan dengan kejadian sebelumnya, di mana kedua tahanan (korban) diketahui pernah terlibat kekerasan terhadap petugas Rutan.
Kasi Humas Polres Muna, Ipda Baharuddin, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap dua tahanan tersebut.
Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan manajemen Rumah Sakit (RS) dr. LM Baharuddin untuk melakukan pemeriksaan visum di Rutan.
Baca Juga: Melanggar, BKN Batalkan Pengangkatan ASN Buton Selatan oleh Ridwan Badallah Secara Tertutup
"Visum sudah selesai dilakukan," kata Baharuddin, mengkonfirmasi proses pemeriksaan medis tersebut.
